Anggaran Pembangunan Kabupaten Banyuwangi Dipangkas 50 persen Akibat Pandemi Covid-19

INFO JALANANAdanya pandemi Covid-19 sangat berdampak kepada anggaran APBD tahun 2020 Kabupaten Banyuwangi.

Pemerintah Banyuwangi terpaksa melakukan pengurangan anggaran untuk kebutuhan penanganan pandemi COVID-19 yang akan berdampak pada kebutuhan beberapa sektor. Termasuk pembangunan infrastruktur.

Ketua Komisi IV DPRD, Salimi usai rapat kerja KUPA-PPAS Perubahan APBD 2020, mengatakan dampak dari pengurangan anggaran yang dialihkan untuk penanganan COVID-19 tentu banyak program pembangunan di SKPD yang dianggarkan dalam APBD induk tahun 2020 tidak dapat diselesaikan.

“Volume proyek fisik yang telah di anggarkan dalam APBD induk tahun 2020 berkurang kurang lebih sekitar 50 persen,“ ucap Salimi dikofirmasi, Rabu, 9 September 2020.

Baca Juga  Ancaman Sanksi Denda atau 3 Hari Penjara Bagi yang Tidak Pakai Masker di Banyuwangi

Selanjutnya dalam KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020, Ada beberapa SKPD yang pagu anggarannya berkurang, namun ada juga SKPD yang anggarannya bertambah.

Dinas PU Cipta Karya,Perumahan dan Pemukiman yang semula pagu anggarannya sebesar Rp. 239,07 miliar mengalami pengurangan sebesar Rp. 58,2 miliar sehingga menjadi Rp. 180,8 miliar.

“Dampak pengurangan anggaran yang cukup signifikan  ini, kegiatan di Dinas PU Cipta Karya PP, volume proyek fisik yang dikerjakan  hanya 50 hingga 70 persen, “ jelas Salimi.

Demikian pula pagu anggaran di Dinas Pendidikan yang sebelum perubahan APBD dialokasikan sebesar Rp. 270,3 miliar, berkurang sebesar Rp. 3,7 milliar sehingga menjadi Rp. 267,5 miliar.

Baca Juga  Ini 5 Rekomendasi Handphone 2 Jutaan Dengan Kamera Resolusi Tinggi

Dinas Lingkungan Hidup ada pengurangan anggaran sebesar Rp. 4,1 miliar, Dinas Perhubungan juga mengalami pengurangan sebesar Rp. 545 juta.

“ Yang mengalami penambahan anggaran dalam rancangan perubahan APBD tahun 2020, hanya Dinas Pengairan, Bappeda, BPKAD, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, tetapi angkanya tidak begitu  besar,“ ucap Salimi.

“Proyek infrastruktur semakin cepat dikerjakan maka dampaknya akan menumbuhkan perekonomian dan meningkatkan daya beli masyarakat di saat pandemi COVID-19 ini, kita minta lelang proyek segera dilaksanakan,“ pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here