Hendrik Tibboel Dihukum 14 Tahun Penjara, Setelah Terbukti Membunuh Mantan Istri

Peragaan kasus pembunuhan bule asal Belanda terhadap mantan istri. foto. Dok.

INFO JALANAN – Kasus pembunuhan di Banyuwangi yang melibatkan warga negara Belanda, Hendrik Tibboel (56), telah melalui 17 kali persidangan. Hendrik dihukum 14 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri.

Dalam sidang putusan yang digelar secara online, Selasa (29/9/2020) itu, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah lantaran telah menghabisi mantan istrinya, Nur H (42) tahun, warga Jl. Citarum, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi pada Senin dini hari, 23 Desember 2019 lalu.

Dia membunuh korban dengan menjerat leher korban menggunakan kabel yang ada di rumah terdakwa yang berlokasi di Lingkungan/Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro.

Baca Juga  Hasil Swab Keluar, Jenazah Asal Purwoharjo Positif Covid-19

Putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim sedikit lebih ringan dari tuntunan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Agus Suhairi. Dalam surat tuntutannya Agus Suhairi menuntut Tibboel dengan hukuman penjara selama 15 tahun.

“Putusannya 14 tahun penjara, tuntutan kami 15 tahun,” ujar Agus Suhairi kepada wartawan.

Agus menyebut, putusan ini didasarkan pada dakwaan kedua. Di mana, terdakwa Tibboel dianggap telah melakukan pembunuhan terhadap mantan istrinya sebagaimana diatur dalam pasal 338 KUHP. “Karena pembunuhan itu dilakukan spontanitas,” jelasnya.

Agus menambahkan, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan memberatkan dalam putusan ini. Yakni, korban merupakan mantan istri terdakwa, dan terdakwa tidak mengakui secara terus terang perbuatannya.

Baca Juga  Nyanyi Lagu Kebangsaan, Forpimka Pesanggaran Beri Sanksi yang Langgar Protokol Kesehatan

Mengenai sikapnya terhadap putusan Majelis Hakim tersebut, Agus mengaku masih belum mengambil keputusan apakah menerima ataukah melakukan banding atas putusan tersebut. “Kami masih fikir-fikir selama seminggu untuk menentukan sikap,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here