Jumlah Kasus Covid-19 di Banyuwangi Alami Peningkatan Drastis, Tembus Hingga 341 Orang

Jubir Gugus Tugas dr. Widji Lestariono atau dr. Rio.

INFO JALANANAlami peningkatan sangat drastis, jumlah orang terpapar positif COVID-19 di Banyuwangi bertambah 100 kasus perhari ini, Jum’at 20 Agustus 2020.

Di mana angka 89 positif COVID-19 diantaranya dari santri salah satu Ponpes. Global data terbaru, jumlah santri yang terpapar sebanyak 199 orang.

Rilis update Corona Banyuwangi ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono, juga juru bicara Gugus Tugas COVID-19 setepat, pada Jumat, 28 Agustus 2020.

Total saat ini, kata dr. Rio, sapaan akrabnya, terdapat 341 kasus positif COVID-19 di Banyuwangi, di mana 84 di antaranya sudah sembuh.

Baca Juga  Cara Menggunakan Google Classroom untuk Kegiatan Virtual Selama Pandemi Covid-19

Upaya penanganan di pesantren menjadi perhatian utama Satgas Pencegahan COVID-19 Banyuwangi melibatkan sinergis bersama Kementrian Kesehatan, Pemprov Jatim, Pemkab Banyuwangi, jajaran TNI-Polri.

Bahkan, sejak tiga hari lalu telah dibangun mini hospital untuk percepatan penanganan para santri. Rumah sakit mini ini dilengkapi sarana pemeriksaan lengkap untuk menunjang proses pemeriksaan kesehatan santri.

Mini hospital ini dilengkapi peralatan dan sarana pemeriksaan lengkap, hingga tim medis yang siaga setiap hari. Tim kesehatan dari sejumlah Puskesmas yang lokasinya dekat dengan ponpes itu juga telah dijadwalkan secara bergantian untuk berjaga di mini hospital.

Baca Juga  MPM Honda Jatim Kembali Serahkan Bantuan APD untuk Tenaga Medis di Banyuwangi

“Setiap hari ada dokter dan perawat yang berjaga di sana. Tentu dengan mengunakan alat pelindung diri (APD) untuk menjaga keselamatan mereka,” ujar dr. Rio.

Kini, petugas masih secara masif melakukan perkembangan jumlah pasien. Tracing dan penanganan gencar terus dilakukan. Uji swab telah dilakukan ke lebih dari 700 santri. Ini dilakukan untuk memutus rantai penularan.

“Setiap hari kami lakukan tracing, pengambilan swab di lokasi pondok sudah kami lakukan tiga kali. Memang konsekuensinya berat, karena pasti akan ada penambahan kasus dalam skala besar. Namun, atas nama kesehatan, santri yang terpapar harus segera diketahui Doakan semoga semua segera pulih,” pungkas Rio.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here