Pansus DPRD Kabupaten Banyuwangi Bahas Raperda Tentang Kepemudaan

INFO JALANAN – Panitia khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat kerja pembahasan Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang kepemudaan.

Rapat berlangsung di ruang Komisi I dengan mengundanghadirkan, Dinas pemuda dan Olaraga, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Senin pekan lalu.

Ketua Pansus Raperda kepemudaan, Priyo Santoso mengatakan, raperda ini secara garis besar mempunyai tujuan membangun sektor kepemudaan dalam kaitan mengali potensi dan mengarahkan pemuda kearah yang positif.

“Melaui Perda ini harapannya pemuda bisa berperan aktif dan punya aktifitas positif dalam pembangunan, sosial kemasyarakatan, sosial budaya dan lainnya di Kabupaten Banyuwangi , “ ucap Priyo Santoso saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (20/08/2020).

Baca Juga  Wisata Alaspurwo Masih Buka, Hanya Akses Menuju Puluhan Gua Pertapaan Ditutup

Dan pembangunan kepemudaan dapat dilaksanakan dalam bentuk pelayanan, melakukan penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan potensi kepemimpinan dan kewirausahaan.

“ Pansus akan berupaya rancangan regulasi daerah ini mempunyai arah pengembangan kepemudaan dalam perekonomian melalui pemberdayaan dan kewirausahaan , “ ucap politisi muda Partai kebangkitan Bangsa ini.

Dijelaskan oleh Priyo, beberapa fraksi di DPRD Banyuwangi mengusulkan dalam Raperda kepemudaan ada materi yang mengatur tata cara pemberian fasilitas pengembangan kewirausahaan bagi para pemuda secara terstruktur dan sistimatis.

Yang tak kalah penting, Raperda tentang kepemudaan ini diposisikan sebagai bagian penting untuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga  Petugas Beri Sanksi Sosial 33 Pelanggar Prokes Covid-19 Songgon

“ Pemeritah daerah bertanggungjawab melaksanakan penyadaran,pemberdayaan dan penembangan potensi pemuda berdasarkan kewenangan dan tanggungjawabnya sesuai karakteristik dan potensi daerah,” jelas Priyo Santoso.

Untuk melaksanakan pelayanan kepemudaan Pemerintah Daerah menyediakan sarana prasarana kepemudaan, diantaranya sentra pemberdayaan pemuda, koperasi pemuda, pondok pemuda, gelanggang pemuda, pusat pendidikan dan pelatihan pemuda, perpustakaan dan lainnya.

“ Penyediaan prasaran kepemudaan disesuiakan dengan kemampuan keuangan daerah, sedangkan untk sarana kepemudaan Pemerintah daerah hanya menyediakan peralatan dan perlengkapan , “ jelasnya.

Penyediaan sarana dan prasarana kepemudaan, Pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan organisasi kepemudaan yang ada, pelaku usaha dan masyarakat.

Baca Juga  Sambut Bondowoso Ijen Geopark, Diskoperindag Melatih IKM

Priyo Santoso menambahkan, dalam materi Raperda, setiap pemuda dapat membentuk organisasi atau menjadi anggota organisasi kepemudaan berdasarkan kesamaan profesi,minat dan bakat atau kepentingan yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

“ Pemerintah daerah dapat memfasilitasi terbentuknya organisasi kepemudaan yang bercirikan budaya daerah, sosial, seni, kesehatan, lintas keagamaan, pendidikan dan lingkungan, “ pungkas Priyo Santoso.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here