Pariwisata Banyuwangi Optimis Akan Booming di Tahun 2021

Gesah bareng pelaku usaha pariwisata Banyuwangi

INFO JALANAN – Menuju konsep pariwisata yang akan dikembangkan Kabupaten Banyuwangi tahun 2021, perlu adanya birokrasi yang melibatkan generasi milineal.

Hal tersebut dilakukan untuk memahami perubahan cepat pasar dan mengadopsi teknologi kekinian.

Ungkapan terlontar dari peserta Rembug Rencana Pembangunan Pariwisata Banyuwangi Tahun 2021 di Aula Pelinggihan, Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten, pada Senin (28/9), bersama pelaku usaha wisata dan pengelola destinasi.

M.Y Bramuda D. S.Sos, MM, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Banyuwangi menyampaikan betapa pentingnya kolaborasi antara birokrasi dengan generasi kekinian millenial. Dari itu dipahami terjadi perubahan cepat pasar milenieal untuk mengatur strategi jitu.

Baca Juga  Ini Komentar Sonny T. Danaparamita Perihal Sikap Tegak Lurus PDIP terkait Kandidat Pilkada

“Untuk memajukan semua pelaku untuk survive, lakukan jemput bola untuk menyambut pasar dan berkolaborasi dengan kaum muda millenial dibantu kekuatan besar teknologi, seperti Grab atau sejenisnya agar para pelaku wisata tidak semakin terpuruk,” ujar Bramuda.

Pasca industri farmasi memproduksi vaksin COVID-19 dan disebarluaskan, menurut Bramuda, berdasar survey wisatawan diprediksi kondisi ini akan bergerak normal kembali pada bulan Maret 2021.

Kreativitas dan inovasi harus tetap menjadi acuan untuk mendatangkan pasar wisatawan kembali.

“Pasar potensial mancanegera berdasar survey, Cina salah satunya. Maka kita harus berani bet improfisasi dengan melakukan kerjasama dan menyesuaikan kondisi pasar dari manca khususnya Cina,” tambahnya.

Baca Juga  Ketua Umum PSSI Iwan Bule Pastikan Jadwal Uji Coba Untuk Timnas U-19 Indonesia

Dalam tiga bulan terakhir, menurut Bramuda, ada tiga pasar domestik yang bisa di ambil pelaku wisata Banyuwangi.

“Yang bisa diambil para pelaku wisata Banyuwangi saat ini adalah Kementrian dan BUMN untuk mengadakan gathering. Mengingat tingkat kepercayaan pemerintah pusat terhadap Banyuwangi sangat positif,” imbuh Bramuda.

“Kita akan atur bersama tehnik marketingya agar pariwisata bisa bertahan dan tetap inovasi sampai vaksin sudah disebarluaskan pemerintah,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here