Penukaran Mata Uang Rp75.000, 1 KTP Hanya Dapat 17 Lembar

INFO JALANAN – Bank Indonesia akan membuka penukaran mata uang Rp75.000 secara kolektif bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang yang dirilis pada tanggal 17 Agustus lalu.

Masyarakat sudah bisa melakukan pemesanan dan penukaran secara kolektif mata uang di seluruh kantor Bank Indonesia mulai pukul 07.00 WIB, Selasa, 25 Agustus 2020.Cara ini dilakukan karena penukaran uang minim realisasi meskipun pendaftarannya secara online membludak.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Marlison BI Hakim, mengatakan layanan ini dilakukan untuk menanggapi tingginya animo masyarakat.Hal ini merupakan wujud komitmen Bank Indonesia, dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, agar proses pemesanan dan penukaran lebih cepat dan aman.

Baca Juga  Hendrik Tibboel Dihukum 14 Tahun Penjara, Setelah Terbukti Membunuh Mantan Istri

“Ini sebagai respons terhadap animo masyarakat yang begitu besar untuk memiliki UPK 75 Tahun RI, setelah dibukanya periode pemesanan sejak tanggal 17 Agustus 2020,” ujar dia saat konferensi pers secara virtual, Senin, 24 Agustus 2020.

Menurut Hakim, terdapat empat persyaratan bagi masyarakat yang akan melakukan pemesanan dan penukaran UPK 75 Tahun RI secara kolektif.Syarat tersebut yaitu Warga Negara Indonesia; Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP); dan Maksimal mewakili 17 orang.

Dia menegaskan, saru KTP hanya berlaku untuk satu lembar UPK 75 RI. “Jadi jangan salah paham, satu KTP tetap hanya bisa menukarkan satu uang. Namun penukarannya bisa kolektif hingga 17 orang,” ujarnya.

Baca Juga  Ini 5 Rekomendasi Handphone 2 Jutaan Dengan Kamera Resolusi Tinggi

Adapun mekanisme pemesanan adalah menunjuk pihak yang akan mewakili melakukan penukaran dan menerima UPK.

Kemudian pihak yang ditunjuk menyampaikan surat permohonan, surat pernyataan menunjuk untuk mewakili, dan daftar pemesan kolektif, dalam microsoft excel melalui e-mail.

Daftar e-mail yang dituju serta format surat dan daftar pemesan dapat diunduh pada tautan pintar.bi.go.id.Nantinya, pihak yang ditunjuk akan menerima notifikasi melalui email dan selanjutnya akan menerima konfirmasi jadwal penukaran UPK.

Saat menukar, pihak yang ditunjuk membawa surat permohonan asli, bukti pemesanan, dan fotokopi KTP penukar, yang terdapat dalam daftar pemesanan.

Baca Juga  Saldo Rekening Anda Akan Bertambah, Begini Cek Peserta Bansos Rp 1,2 Juta Via SMS dan WhatsApp

Hakim menjelaskan, selain karena tingginya animo masyarakat, percepatan dan perluasan pengedaran UPK juga dilakukan bank sentral, karena masih minimnya realisasi penukaran uang tersebut.

Per 24 Agustus 2020 realisasi penukaran UPK baru mencapai 26.824 lembar atau baru 0,04 persen dari total 75 juta lembar yang dicetak.  Dengan dibukanya penukaran secara kolektif itu, BI tidak menambah cetak uang baru tersebut namun tetap dengan alokasi semula sebanyak 75 juta lembar.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here