Satreskrim Narkoba Polres Banyuwangi Tangkap 55 Pemakai dan Pengedar Narkoba

Wakapolresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu Bintoro dalam keterangan pers hasil operasi narkoba

INFO JALANAN – Satuan Reskrim (Satreskrim) Narkoba Polresta Banyuwangi telah menjalankan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020. Operasi tersebut berfokus pada pemberantasan narkoba di Banyuwangi.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil amankan 44 paket sabu seberat 25,81 gram dan puluhan ribu pil daftar G yang beredar dilungkungan masyarakat.

Seluruh barang bukti tersebut terkumpul dari 55 orang pemakai dan pengedar yang telah ditetapkan tersangka lantaran melanggar UU. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkoba.

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020, digelar Polresta Banyuwangi sejak bulan Agustus sampai 4 September 2020.

“Dari hasil kita melakukan operasi narkoba, kami berhasil mengungkap 50 kasus dan mengamankan 55 orang tersangka,” kata Wakapolresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu Bintoro dalam pers rilisnya di Mapolresta Banyuwangi, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga  Petugas Beri Sanksi Sosial 33 Pelanggar Prokes Covid-19 Songgon

AKBP Kusumo merinci, barang bukti narkoba dari 50 kasus itu terdiri dari 9 kasus sabu-sabu dan 41 kasus peredaran obat daftar G. Jumlah tersangkanya sebanyak 55 orang terdiri dari 51 orang laki-laki dan 4 orang perempuan.

Sementara barang bukti narkoba yang berhasil disita antaralain, 44 paket sabu seberat 25,81 gram, 22.770 butir trilhexypenidyl, 5 buah timbangan elektrik, 40 unit handphone berbagai merk, 8 unit sepeda motor berbagai merk, 3 bendel plastik klip, 3 buah bong, 2 pipet kaca, serta uang tunai sebanyak Rp. 8 juta lebih.

Baca Juga  200 Guru Paud Belajar Cara Pembuatan Video Kreatif Untuk Pembelajaran

AKBP Kusumo menegaskan, Polresta Banyuwangi berkomitmen memerangi penyalahgunaan narkoba. Dan tidak akan memberikan toleransi maupun kompromi sedikitpun terhadap peredaran barang haram tersebut.

“Ini wujud komitmen Polresta Banyuwangi bahwa kita tidak akan ada kompromi terhadap penyalahgunaan narkoba. Ini juga wujud komitmen kami kepada masyarakat. Meski operasi berakhir, kami akan tancap gas terus memerangi narkoba,” tegasnya.

Pengakuan salah satu tersangka kasus narkoba berinsial F, dia yang bekerja sebagai sopir tersebut disuruh oleh seseorang untuk mengambil barang paketan. Disitu dia dijanjikan akan mendapat uang bensin setelah mengambil barang.

Baca Juga  Resmi, PWNU Jatim Baiat Calon Kandidat Pilkada Banyuwangi Yusuf Widyatmoko – Gus Riza

“Saya tidak tahu nominalnya berapa, karena saya belum dikasih. Saya hanya dijanjikan uang bensin saja,” akunya.

Alih-alih mendapat upah setelah mengambil pesanan, F malah tertangkap duluan oleh aparat kepolisian lantaran kedapatan membawa paket sabu seberat 4 gram.

“Saya baru pertama kali ini disuruh oleh seseorang. Barang itu kurang lebih sekitar 4 gram. Dan itupun mengambilnya dengan sistem ranjauan,” ujarnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here